Selasa, 09 April 2013



CINTA ITU SELALU TERBAYANG
TAK TENTU KAPAN DAN DIMANA AKAN TERJADI
IMAJINASI DIRI SELALU TERNGIANG
SOSOK YANG TAKKAN PERNAH MUNGKIN DILUPAKAN
HILANG DARI PIKIR LOGIKA

KARENA CINTA........

Senin, 08 April 2013

Suksesi " BIOLOGI"


SUKSESI
Komunitas yang terdiri dari berbagai populasi bersifat dinamis dalam interaksinya yang berarti dalam ekosistem mengalami perubahan sepanjang masa. Perkembangan ekosistem menuju kedewasaan dan keseimbangan dikenal sebagai suksesi ekologis atau suksesi.
Suksesi terjadi sebagai akibat dari modifikasi lingkungan fisik dalam komunitas atau ekosistem. Proses suksesi berakhir dengan sebuah komunitas atau ekosistem klimaks atau telah tercapai keadaan seimbang (homeostatis).
Di alam ini terdapat dua macam suksesi, yaitu suksesi primer dan suksesi sekunder.

1. Suksesi primer
Suksesi primer terjadi bila komunitas asal terganggu. Gangguan ini mengakibatkan hilangnya komunitas asal tersebut secara total sehingga di tempat komunitas asal terbentuk habitat baru. Gangguan ini dapat terjadi secara alami, misalnya tanah longsor, letusan gunung berapi, endapan Lumpur yang baru di muara sungai, dan endapan pasir di pantai. Gangguan dapat pula karena perbuatan manusia misalnya penambangan timah, batubara, dan minyak bumi. Contoh yang terdapat di Indonesia adalah terbentuknya suksesi di Gunung Krakatau yang pernah meletus pada tahun 1883. Di daerah bekas letusan gunung Krakatau mula-mula muncul pioner berupa lumut kerak (liken) serta tumbuhan lumut yang tahan terhadap penyinaran matahari dan kekeringan. Tumbuhan perintis itu mulai mengadakan pelapukan pada daerah permukaan lahan, sehingga terbentuk tanah sederhana. Bila tumbuhan perintis mati maka akan mengundang datangnya pengurai. Zat yang terbentuk karma aktivitas penguraian bercampur dengan hasil pelapukan lahan membentuk tanah yang lebih kompleks susunannya. Dengan adanya tanah ini, biji yang datang dari luar daerah dapat tumbuh dengan subur. Kemudian rumput yang tahan kekeringan tumbuh. Bersamaan dengan itu tumbuhan herba pun tumbuh menggantikan tanaman pioner dengan menaunginya. Kondisi demikian tidak menjadikan pioner subur tapi sebaliknya.
Sementara itu, rumput dan belukar dengan akarnya yang kuat terns mengadakan pelapukan lahan.Bagian tumbuhan yang mati diuraikan oleh jamur sehingga keadaan tanah menjadi lebih tebal. Kemudian semak tumbuh. Tumbuhan semak menaungi rumput dan belukar maka terjadilah kompetisi. Lama kelamaan semak menjadi dominan kemudian pohon mendesak tumbuhan belukar sehingga terbentuklah hutan. Saat itulah ekosistem disebut mencapai kesetimbangan atau dikatakan ekosistem mencapai klimaks, yakni perubahan yang terjadi sangat kecil sehingga tidak banyak mengubah ekosistem itu.
2. Suksesi Sekunder
Suksesi sekunder terjadi bila suatu komunitas mengalami gangguan, balk secara alami maupun buatan. Gangguan tersebut tidak merusak total tempat tumbuh organisme sehingga dalam komunitas tersebut substrat lama dan kehidupan masih ada. Contohnya, gangguan alami misalnya banjir, gelombang taut, kebakaran, angin kencang, dan gangguan buatan seperti penebangan hutan dan pembakaran padang rumput dengan sengaja.
Contoh komunitas yang menimbulkan suksesi di Indonesia antara lain tegalan-tegalan, padang alang-alang, belukar bekas ladang, dan kebun karet yang ditinggalkan tak terurus. 

Senin, 14 Januari 2013

Effect Photoshop




Effect Blur Di Adobe Photoshop CS3


Publish: 15 November 2008 | Author & Copyright: J Rendra | Status: FREE tutorial

Tutorial perdana dari J. Rendra yaitu Membuat Efek Photo Blur di Photoshop... 
Langkah – Langkah:

Langkah 1
Buatlah Project baru
File > New
Tentukan Panjang dan Lebar yang diinginkan (pixels)
Tentukan juga berapa Resolusi yang dibutuhkan (pixel/cm)
Tentukan juga Color mode (default RGB)
Berapa Bit yang dibutuhkan (default 8 Bit)
Tentukan sendiri Background Contents (default White)



Lalu OK

Disini kita menggunakan Panjang 1024px ; Lebar 768px ; serta resolusi 72px/cm
Sebaiknya sesuaikan dengan resolusi gambar yang akan diedit

 

Langkah 2
Lalu Buka Project yang akan di edit
File > Open

 

Langkah 3 
Setelah Project tersedia, suntinglah sehingga menjadi bahan yang siap untuk edit…
Maksud sunting disini adalah pindahkan gambar ke layer baru (untitled-1) dengan menggunakan Move Tool

 

Langkah 4 
Seleksi bagian mana saja yang ingin di edit pakai Magic Lasso Tool yang ada di toolbar atau Ctrl+L untuk mengaktifkannya,


 

Langkah 5 
Edit Gambar, secara hati-hati (disini penulis menyeleksi bagian background gambar) 
Tips: setelah menyeleksi gambar anak2 di contoh bawah, gunakan perintah inverse agar proses seleksi terbalik dari menyeleksi gambar anak ke gambar pemandangan/background


 

Langkah 6
Jika ingin membuat garisnya rata, gunakana Ctrl + Atl + D dan tentukan berapa radius yang dibutuhkan….

Catatan: Semakin besar radius, semakin besar pula jarak yang akan di blur….

 

Langkah 7
Gunakan Filter  Blur  Radial Blur... Sesuaikan blur yang akan digunakan….

Langkah 8 
Tampilan Radial Blur, tentukan apa saja yang kita ingin gunakan, dengan catatan semua tool yang ada dari tampilan ini mempunyai efek yang berbeda-beda…..


Hasilnya seperti ini, menggunakan blur Method: Zoom – Quality: Best – Amount: 50

Jika ingin melihat hasilnya secara detail, gunakan Ctrl+F untuk melihat hasilnnya

 

Langkah 9 
Jika sudah selesai gunakan Ctrl+H untuk melepaskan/menghilangkan pointer
Hasil Akhir, seperti ini

Selamat mencoba.....